Cari Blog Ini

Showing posts with label Perilaku Organisasi. Show all posts
Showing posts with label Perilaku Organisasi. Show all posts

Sunday, April 8, 2018

Kekuasaan dan Politik

Kekuasaan (power) Kapasitas yang dimiliki A untuk mempengaruhi perilaku B, sehingga B melakukannya sesuai keinginan A.  
Ketergantungan (dependence)  Hubungan B dengan A, di mana A memiliki apa yang dibutuhkan B. 
Kekuasaan taktik (power tactic) Cara-cara yang mana para indiviidu akan menerjemahkan kekuasaan yang mendasari ke dalam tindakan-tindakan yang spesifik.
Riset telah mengidentifikasi sembilan pengaruh taktik yang berbeda:
  • Legitimasi. Bersandar pada posisi wewenang anda atau menyampaikan permintaan sesuai dengan kebijakan atau aturan organisasi.
  • Bujukan yang rasional. Menyejikan argumen-argumen yang logis dan bukti-bukti nyata untuk memperhatikan bahwa sebuah permintaab tersebut wajar. 
  • Daya tarik yang menjadi sumber inspirasi. Mengembangkan komitmen secara emosional yang menarik bagi sasaran nilai-nilai, kebutuhan, pengharapan, dan aspirasi.
  • Konsultasi. Meningkatkan dukungan kepada sasaran dengan melibatkannya dalam memutuskan bagaimana anda akan mewujudkan rencana anda.
  • Pertukaran. Memberikan imbalan kepada target dengan manfaat atau keuntungan sebagai pertukaran karrena telah mengikuti permintaan.
  • Daya tarik pribadi. Meminta kepatuhan yang didasarkan pada persahabatan atau kesetiaan.
  • Menjilat. Dengan menggnakan bujukan, pujian, atau perilaku yang ramah sebelum membuat permintaan.
  • Tekanan. Dengan menggunakan peringatan, permintaan yang  diulang-ulang, dan ancaman.
  • Koalisi. Membuat daftar tujuan atau dukungan dari orang lain untuk membujuk target agar menyutujuinya.

Kemampuan berpolitik (political skill) Kemampuan untuk mempegaruhi orang lain dengan segala cara untuk mendorong tujuan dari seseorang.

Perilaku berpolitik (political behavior) Aktivitas yang tidak dipersyaratkan sebagai bagian dari peranan formal seseorang dalam organisasi tetapi yang memengaruhi, atau berupaya untuk memengaruhi, distribusi keuntungan dan kerugian di dalam organisasi.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perilaku Politik
  1. Faktor -Faktor Individu
    - Pengawasan diri sendiri yang tinggi
    - Tempat kendali secara internal
    - Kepribadian Mach yang tinggi
    - Investasi Organisasional
    - Alternatif pekerjaan yang dipandang
    - Ekspektasi atas keberhasilan
  2. Faktor-Faktor Organisasi
    - Realokasi sumber daya
    - Peluang promosi
    - Kepercayaan yang rendah
    - Peranan yang tidak jelas
    - Sistem evaluasi kinerja yang tidak jelas
    - Pelaksanaan pemberian imbalan yang tidak berisiko
    - Pengambilan keputusan secara demoratis
    - Tekanan kinerja yang tinggi
    - Para manajer senior yang mementingkan diri sendiri
Manajemen Kesan (impression management [IM]) Proses yang mana individu berupaya untuk mengendalikan kesan lainnya yang membentuk mereka. 


Sumber : Robbins, Stephen P. dan Judge, Timothy A. (2015), Perilaku Organisasi, Jakarta: Salemba Empat.

Thursday, August 10, 2017

PERILAKU KELOMPOK DAN KONFLIK

Pengertian Kelompok
kelompok sebagai dua individu atau lebih, yang berinteraksi dan saling bergantung, yang datang bersama-sama untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu.

Kelompok dapat bersifat formal dan 
Kelompok dapat bersifat informal.

Karakteristik yang membuat identitas sosial menjadi penting bagi seseorang :
  • Kesamaan.
  • Keunikan
  • Status
  • Penurunan yang tidak pasti 
 Model Lima Tahap
  1. tahap membentuk (forming stage)
  2. tahap mempeributkan (storming stage)
  3. tahap menyusun norma (norming stage).
  4. tahap mngerjakan (performing stage) 
  5. tahap pembubaran (adjouring stage).

properti kelompok : peranan, norma, status, besaran, kekompakan, dan keragaman


properti kelompok 1: peran (role)
Properti kelompok 2: norma.
Properti kelompok 3: Status.
Properti kelompok 4: besaran
Properti kelompok 5: kekompakan.
Properti kelompok 6:keragaman.

Definisi konflik
 
konflik didefinisikan sebagai proses yang bermula ketika satu pihak merasakan bahwa pihak lain telah mempengaruhi secara negatif, atau akan segera mempengaruhi secara negatif, sesuatu yang menjadi kepedulian pihak pertama.

Sebab-Sebab timbulnya konflik
Komunikasi .
Struktur .
Variabel probadi.

Manajemen Konflik
Manajemen konflik merupakan pemanfaatan dari teknik-teknik resolusi dan dorongan (stimulasi) untuk mencapai tingkat konflik yang diinginkan.

NEGOSIASI
sebuah proses dimana dua pihak atau lebih melakukan pertukaran barang atau jasa dan berupaya untuk menyepakati nilai tukarnya.